TELUK BAYUR –Harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) meningkat dalam tiga hari terakhir. Kenaikan harga terjadi dari Rp 75 ribu per kilogram menjadi Rp 95 ribu.

Menurut salah satu pedagang, Agustina, harga cabai lainnya saat ini masih normal. Tidak seperti cabai tiung yang mengalami kenaikan, seiring stoknya yang kian menipis.

“Kebanyakan tempat kami mengambil sedang kosong,” katanya kepada Berau Post, (21/6). Saat ini cabai yang dijualnya merupakan cabai lokal.

Hal serupa juga turut disampaikan pedagang lainnya, Endang. Harga cabai tiung di lapaknya berkisar Rp 90 ribu hingga Rp 95 ribu per kilogram. Kenaikan terjadi sekitar Rp 20 hingga Rp 25 ribu dari harga normal sebelumnya, yaitu Rp 70 ribu. “Cukup banyak meningkatnya,” imbuh Endang.

Sama seperti Agustina, dirinya menyebut kenaikan harga cabai tiung, karena stoknya yang tengah menipis menjelang Hari Raya Iduladha. “Setelah Lebaran Idulfitri kemarin sempat menurun,” ungkapnya.

“Namun, beberapa hari terakhir kembali meningkat. Mungkin karena menjelang hari raya kurban,” sambungnya.

Bahkan, dirinya memprediksi kenaikan harga akan terjadi pada bahan pokok lainnya. “Untuk saat ini harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, hanya pada cabai tiung saja,” pungkasnya,” (*/adf/arp)