TANJUNG REDEB - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, belum merekomendasikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk SMA sederajat di Kabupaten Berau.

Dijelaskan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Wilayah VI Kabupaten Berau, Juanita Sari, sampai saat ini pelaksanaan PTM untuk jenjang SMA sederajat masih belum mendapat persetujuan Pemprov Kaltim. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim juga telah mengeluarkan surat perihal kebijakan pelaksanaan PTM terbatas ke seluruh SMA/SMK sederajat se-Kaltim.

Dalam surat tersebut diterangkan, sehubungan adanya surat permohonan dari beberapa kepala sekolah untuk pelaksanaan PTM terbatas, disampaikan untuk sementara melanjutkan pembelajaran jarak jauh.

Kemudian, sekolah diharapkan melaksanakan tugas dan kewajiban persiapan PTM terbatas sebagaimana tertuang dalam SKB 4 Menteri. Namun perubahan kebijakan Pemprov Kaltim terkait pembelajaran ini, akan disampaikan secepatnya. "Begitu isi surat dari Kepala Dinas Pendidikan, jadi kita sifatnya masih tetap menunggu," ujarnya kepada Berau Post.

Diakuinya, meskipun rata-rata kecamatan di Berau berstatus zona kuning, dan empat kecamatan berstatus zona hijau, namun Pemprov Kaltim belum memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan PTM terhadap 20 SMA dan 14 SMK di Kabupaten Berau.

Meskipun semua sudah siap, mulai dari penyediaan fasilitas protokol kesehatannya , termasuk capaian vaksinasi kepada seluruh gurunya sudah terpenuhi. "Tapi jika dari Pemprov belum memberikan izin, tentu di daerah belum berani juga mengambil sikap,” jelasnya.

Bahkan diakuinya, seluruh SMA yang ada di Kabupaten Berau sudah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan PTM. Terlebih, orangtua siswa juga sudah memberikan rekomendasi, bahwa mereka telah setuju pelaksanaan PTM. "Apalagi PTM itu kan salah satu syarat utamanya, restu dari orangtua siswa," katanya. (mar/udi)