TANJUNG REDEB - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengajak masyarakat ikut aktif berperan dalam pemberantasan korupsi.

Masyarakat katanya memiliki peran yang sangat besar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, dan pembangunan yang berkesinambungan.

Hal tersebut disampaikan bupati usai mengikuti Bimtek Antikorupsi yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di Balikpapan, Rabu (13/10).

Sesuai tema dalam kegiatan tersebut 'Mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Daerah yang Berintegritas dengan Pelibatan Peran Serta Masyarakat', bupati menegaskan bahwa masyarakat dapat berkontribusi besar dalam pembangunan daerah. Salah satu yang bisa dilakukan yaitu dalam pelibatan pemberantasan korupsi.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Pemberantasan korupsi ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Jadi saya mengajak kepada masyarakat Berau untuk ikut bersama, dan tunjukkan peran serta kita dalam pemberantasan korupsi ini," tegasnya.

Dia pun memberikan apresiasi atas pelaksanaan bimtek yang dilaksanakan oleh KPK RI. Melalui kegiatan bimtek dan penyuluhan ini, diharapkan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kejahatan korupsi, dampak, dan permasalahannya serta upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam untuk memberantas korupsi.

Bupati berharap agar pendidikan korupsi ini bisa diberikan sejak dini kepada generasi muda. Tentunya diharapkan generasi muda memiliki mental yang kuat untuk menolak segala bentuk kejahatan korupsi. "Mari kita bangun Berau yang bebas dari korupsi," jelasnya.

Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPK RI Komjen Pol. Firli Bahuri, dan dihadiri Gubernur Kaltim Isran Noor, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, dan Forkopimda Kaltim. (hms/sam)