TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, karena capaian vaksinasi di Berau belum mencapai 50 persen, hal inilah yang membuat Bumi Batiwakkal belum bisa turun ke level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat agar penerapan PPKM di Kabupaten Berau dapat turun di level terendah.

“Yang jelas kami akan berupaya semaksimal mungkin agar capaian vaksinasi di Berau dapat terus meningkat,” jelasnya, Jumat (22/10).

Menurutnya, jika melihat jumlah kasus Covid-19 yang terjadi sekarang, sudah seharusnya Kabupaten Berau berada pada zona PPKM level 2. Mengingat sudah tidak ada lagi zona merah di Kabupaten Berau. Menurut data Dinas Kesehatan Berau, Kabupaten Berau sudah terbebas dari zona merah. Dari 13 kecamatan, 5 berstatus zona hijau. Sementara 8 kecamatan lainnya masih berada di zona kuning.

“Jika melihat jumlah sebaran dan penanganan yang kami lakukan, memang sudah seharusnya kita slturun ke PPKM level 2,” sambungnya.

Ia mengaku, selain melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat agar kuota vaksin dapat ditambah. Pihaknya juga melibatkan lintas sektor dan pihak ketiga untuk membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Berau. Seperti belum lama ini, pihaknya juga dibantu TNI AU dengan total dosis vaksin sebanyak 21 ribu. Ada juga dari Polres Berau, dan Kodim 0902 Berau.

“Kami tentu akan memaksimalkan semua pihak yang ingin membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Berau,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Berau terhadap program vaksinasi juga semakin tinggi. Hal ini terlihat dari berbagai tempat pemberian vaksinasi, selalu dipenuhi masyarakat Berau yang ingin mendapatkan vaksin. “Artinya, kesadaran masyarakat dalam pentingnya pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi sudah sangat tinggi,” ungkapnya.  

Kendati demikian, dirinya tetap berpesan kepada masyarakat, baik yang sudah mendapatkan vaksin maupun yang belum divaksin, tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Meskipun, saat ini jumlah kasus Covid-19 di Berau sudah sangat melandai.

“Itu wajib. Jangan sampai kasus kembali meningkat akibat tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan maksimal,” pungkasnya. (hmd/har)