TANJUNG REDEB - Setelah sebelumnya melakukan vaksinasi sebanyak 500 dosis untuk warga Kecamatan Sambaliung. Kemarin (16/11), PT BUMA kembali menyalurkan bantuan vaksin jenis Sinopharm, sebanyak 500 dosis untuk warga Kecamatan Gunung Tabur.

Namun, pada pelaksanaan vaksinasi kemarin, jumlah dosis dibagi dua. Yakni 300 dosis di Pendopo Kecamatan Gunung Tabur dan 200 dosis di Puskesmas Merancang Ulu.

Dijelaskan, Kusumo Wicaksono sebagai Business Support Manager BUMA site Lati, melalui Erwin Hamonangan Gultom selaku Industrial and Eksternal Relation Superintendent BUMA Lati, mengatakan kegiatan vaksinasi ini sebagai bentuk dukungan BUMA terhadap pemerintah Kabupaten Berau dalam percepatan capaian vaksinasi.
"Benar, jika sebelumnya di Sambaliung, hari ini (kemarin, red) di Gunung Tabur," katanya.

Ia menuturkan, alasan pelaksanaan vaksini dibagi menjadi dua tempat untuk mengurai penumpukan masyarakat, sekaligus untuk mempermudah warga sekitar Merancang Ulu, untuk datang ke lokasi yang sudah ditentukan.

Dijelaskannya, memang saat ini Gunung Tabur telah zona hijau, namun untuk terus merealisasikan percepatan vaksinasi, BUMA berkomitmen untuk tetap melakukan vaksin bagi warga yang belum divaksin.

"Ini tahap pertama ya," katanya.

Erwin melanjutkan, untuk dosis kedua, rencananya akan digelar 21 hari setelah penyuntikan dosis pertama. Erwin menambahkan, BUMA berupaya turut membantu pemerintah Berau dalam mencapai herd immunity, yakni 70 persen dari total warga Berau telah divaksin.

"Kalau untuk seluruhnya belum ya. Kita masih fokus ke Kecamatan Gunung Tabur dulu," paparnya.

Sementara itu, Camat Gunung Tabur Anang Saprani mengatakan, untuk saat ini memang Gunung Tabur telah zona hijau, namun tidak menutup kemungkinan penularan tetap terjadi. Maka dari itu dengan adanya pelaksanaan vaksinasi ini, ia sangat berterima kasih kepada BUMA yang sudah memberikan perhatian kepada warganya.

"Memang vaksinasi tidak mencegah tetap terpapar, namun mengurangi risiko," jelasnya.

Dijelaskan Anang, saat ini pencapaian vaksinasi di Gunung Tabur telah mencapai 70 persen lebih. Jumlah itu menurutnya, masih terus akan digenjot, baik melalui Dinas Kesehatan Berau, maupun pihak ketiga yakni perusahaan.

"Kita sudah zona hijau. Saya ingatkan ke warga jangan sampai kendur untuk protokol kesehatannya," tambahnya.

 

VAKSINASI: Salah seorang warga Gunung Tabur, mendapat suntikan vaksin dari tim kesehatan dari Puskesmas Gunung Tabur.

 

Sementara itu, Masran salah seorang peserta vaksinasi dari Kecamatan Gunung Tabur menuturkan, beberapa waktu lalu dirinya hendak melaksanakan vaksinasi, namun kehabisan kuota. Ia bersyukur, BUMA menggelar vaksinasi tersebut. Sehingga ia akhirnya bisa vaksin.

"Ya ini kan untuk kekebalan tubuh juga. Meskipun tidak 100 persen, setidaknya mengurangi risiko lah," ucapnya.

Ia menambahkan, dirinya datang bersama istri dan dua anaknya. Yang semuanya belum pernah divaksin. Setelah divaksin, ia mengatakan tidak merasakan efek apapun.

"Kalau efeknya belum terasa ya. Tapi kata orang yang sudah divaksin, efeknya itu mengantuk saja," tambahnya.

Tidak lupa, Masran mengucapkan terima kasih kepada BUMA yang terus memberikan perhatian terhadap masyarakat, khususnya di Gunung Tabur. "Kami haturkan ucapan terima kasih, karena BUMA akhirnya kami sekeluarga bisa divaksin," pungkasnya. (*/hmd/udi)