TANJUNG REDEB – Meski kasus Covid-19 di Kabupaten Berau saat ini melandai, namun Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau Andi Amir Hamzah meminta masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Diketahui, hingga kemarin (23/11), kasus konfirmasi positif Covid-19 tersisa 7 pasien dari total pasien konfirmasi mencapai 13.206 kasus. Bahkan dari 13 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Berau, tersisa Kecamatan Tanjung Redeb dan Teluk Bayur yang masih dalam zona kuning. Selebihnya sudah masuk zona hijau.
Dengan capaian tersebut, politikus partai Golkar tersebut meminta masyarakat agar tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari. “Memang situasi di Kabupaten Berau mulai terkendali. Hal ini terlihat dari perkembangan kasus harian kita di Bumi Batiwakkal,” ungkap Andi Amir. “Tadinya kita sama-sama tahu di Kabupaten Berau berada di zona merah atau penetapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 4. Alhamdulillah sekarang sudah turun dan kita sudah level 2, ini patut kita syukuri,” jelas dia.
Lebih lanjut Andi Amir menegaskan, upaya pengendalian penyebaran Covid-19 masih perlu diwaspadai. “Terlebih jika terjadi gelombang ketiga,” katanya.

“Sehingga sebagai anggota DPRD, tentu kita sama-sama mengimbau agar masyarakat tetap jaga protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, seperti pakai masker hingga hindari kerumunan,” sambung dia.

Disiplin prokes sangat penting. Apalagi jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Andi Amir juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, dapat kembali merapatkan barisan untuk memantau aktivitas masyarakat, khususnya di objek wisata dan tempat keramaian lainnya. “Harus ada yang mengontrol dalam fungsi pengawan, kareana tidak bisa kita pungkiri bahwa akan ada banyak wisatawan luar yang datang ke Berau dengan tujuan berwisata,” katanya.
Maka menurutnya, saat ini adalah waktu yang pas untuk memantau para wisatawan yang mulai masuk, baik melalui jalur darat maupun udara. “Harus ada yang benar-benar memantau agar kasuas Covid-19 tidak lagi meledak di Berau dan menjadi glombang ketiga,” tandasnya.(aky/udi)