TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau, Gamalis, beberapa waktu lalu telah mengikuti rapat secara virtual bersama Pemerintah Pusat. Dalam rapat itu, membahas persiapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III, Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

Gamalis mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membahas hal tersebut. Namun, sampai saat ini, menurutnya surat putusan PPKM level III selama Nataru belum sampai ke pemerintah daerah. “Kemarin saya bersama Forkopimda sudah mengikuti rapat dengan Pemerintah Pusat membahas persiapan PPKM level III ini, dan memang sampai saat ini belum ada surat resmi dari pusat untuk penerapannya,” ujarnya kepada Berau Post Jumat (26/11) malam.

Gamalis juga menjelaskan terkait penerapan PPKM tersebut menurutnya untuk menekan terjadinya kegiatan-kegiatan yang membuat kerumunan masyarakat saat puncak Nataru nanti. Dimana, pastinya akan ada pesta kembang api dan lain sebaginya. “Itu dilakukan untuk keamanan kita semua. Agar virus Corona itu tidak lagi membeludak,” sambung dia.

"Tapi belum bisa kita terapkan. Karena belum ada Surat Keputusan yang terlampir, tetapi memang ini akan diterapkan untuk selur wilayah di Indonesia,” jelasnya.

Untuk pesonel, menurut Gamalis, sudah disiapkan dari TNI/Polri dan tim satuan tugas (Satgas) yang nanti akan melakukan penjagaan di beberapa titik keramain jika SE sudah ada. “Sudah kita bahas juga bersama Kapolres Berau dan Dandim serta OPD terkait untuk pembahasan masalah penjagaan, dan mereka sanggup juga untuk hal itu,” jelas dia.

Karena Berau surganya wisata, maka nanti tim juga memfokuskan penjagaan ke beberapa destinasi dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes). “Untuk wisata juga tidak kita lupakan, karena memang wisata sangat digemari saat akhir tahun. Dibuka atau tidak nanti akan kita koordinasikan lagi” tandasnya. (aky)