TANJUNG REDEB – Syarifatul Syadiah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ika Pakarti) Berau, dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Ika Pakartai di Balai Mufakat, Minggu (28/11). Syarifatul akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Yudha Budisantosa.

Usai terpilih, Syarifatul memastikan secepatnya tim formatur yang terdiri dari dirinya sendiri, Ketua Ika Pakarti Kaltim dan ketua demisioner untuk membentuk kepengurusan DPD Ika Pakarti Berau periode 2021-2026.

Selain itu, sebagai pemimpin rumah besar dari 24 paguyuban tanah Jawa yang ada di Berau, Syarifatul akan membawa Ika Pakarti bersinergi dengan Pemkab Berau dalam memajukan Bumi Batiwakkal. "Ika Pakarti siap bersinergi bersama pemerintah dan seluruh stakeholder untuk membangun Kabupaten Berau," ujarnya usai musda.

Syarifatul yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Berau, mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar paguyuban dari tanah Jawa, yang sudah mempercayai dirinya memimpin Ika Pakarti.

Terpisah, Ketua Ika Pakarti Kaltim sekaligus Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, menjelaskan bahwa Ika Pakarti dalam bermasyarakat lebih mengedepankan moral dan nilai luhur budaya bangsa.

Dikatakan Rusmadi, ada tiga tugas besar Ika Pakarti Berau untuk bersinergi bersama Pemkab Berau. "Yang pertama sudah pasti mengangkat harkat martabat anggotanya sendiri," jelas dia.

Selanjutnya, menjaga nilai budaya tanah Jawa agar selalu terlestarikan. Itulah mengapa, di setiap kegiatan Ika Pakarti menyelipkan adat budaya Jawa, seperti gamelan, sinden, hingga tari-tarian.

“Terakhir, apapun pekerjaan para anggota Ika Pakarti, baik ASN hingga pedagang sayur, harus tetap memberikan yang terbaik di setiap langkahnya,” imbuh Rusmadi.

Bupati Berau Sri Juniarsih yang menghadiri Musda IV Ika Pakarti Berau turut berpesan kepada ketua terpilih untuk selalu bersinergi dengan Pemkab Berau. “Pesan saya untuk ketua terpilih harus bisa mendukung kita di pemerintahan. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa di Kabupaten Berau ini, banyak warga keturunan dari Jawa,” singkatnya. (*/aky/udi)