TANJUNG REDEB –Setelah dinyatakan hilang selama dua hari terakhir, Ipang (35) nelayan asal Talisayan, telah ditemukan kru kapal KM Bahar, sekira pukul 08.17 Wita, Kamis (9/12).

Menurut Danpos AL Tanjung Batu, Letda Heri Tukpa mengatakan, laporan ditemukannya Ipang telah disampaikan ketua nelayan Talisayan pada pukul 08.15 Wita. “Setelah mendapatkan informasi, kami langsung koordinasi dan melakukan pengecekan terhadap Ipang,” katanya.

Dijelaskan Heri, kondisi Ipang sendiri dalam keadaan sehat saat ditemukan kru kapal. Ia menyebut, Ipang sempat terombang-ambing di lautan, karena mati mesin dan juga cuaca buruk yang terjadi pada Rabu (8/12) kemarin. “Korban sudah dievakuasi,” ujarnya.

Setelah dibawa ke Pulau Balikukup, Kecamatan Bidukbiduk, Ipang langsung dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Hanya trauma, tapi kondisi secara keseluruhan baik, dan operasi pencarian resmi ditutup,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan warga Talisayan, Ipang (35), dilaporkan hilang di Perairan Sangalaki, Selasa (7/12) lalu. Proses pencairan pun terus dilakukan hingga kemarin (8/12) sore.

Kepala Basarnas Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta mengatakan, pada Senin (6/12) pagi sekira pukul 09.00 Wita, empat orang nelayan Talisayan dengan masing-masing perahunya pergi mencari ikan.

“Sekitar jam 11.00 Wita, keempat nelayan tiba di Perairan Sangalaki, area fishing ground dan langsung menebar rawai,” jelasnya, Rabu (8/12).

Hingga pukul 12.00 wita, mesin perahu Ipang pun mati karena bermasalah. Namun, karena keterbatasan peralatan, mesin perahu pun tidak dapat segera diperbaiki. “Jadi pukul 16.00 Wita, ketiga rekan korban meninggalkan korban karena ingin mengambil rawai,” ujarnya.

Namun, saat kembali ke lokasi, Ipang sudah tidak ada di lokasi. Para rekan-rekannya pun mulai melakukan pencarian hingga pukul 21.00 Wita. Namun, karena hujan deras dan angin kencang mereka pun memilih untuk melakukan pencarian ke esokan harinya.

Karena masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban hingga Selasa siang. Mereka pun melaporkan kejadian tersebut kepada ketua nelayan Talisayan. (hmd/arp)