GUNUNG TABUR – Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di RT 5 Kampung Sambakungan, sekira pukul 08.00 Wita, Senin (20/12). Akibat kebakaran ini, dua rumah rata dengan tanah, serta tiga bangunan semi permanen mengalami kerusakan.

Kapolsek Gunung Tabur, AKP Faisal Hamid mengatakan, menurut keterangan saksi mata api berasal dari rumah Musran (70), api tersebut terlihat saat saksi duduk di depan rumahnya. Ia melihat api mulai membesar dari plafon rumah Musran.

Bangunan yang terbuat dari kayu tersebut, dengan mudah membuat api cepat membesar hingga menyambar rumah lainnya milik Halidin (40).

“Api dari plafon kemudian terus membesar, sebelum petugas damkar (pemadam kebakaran) tiba, warga sempat berupaya memadamkan dengan alat seadanya. Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian,” katanya.

Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Karena banyak barang-barang yang tidak bisa diselamatkan. “Untuk korban jiwa tidak ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Novian Hidayat menuturkan, di insiden itu pihaknya menurunkan tiga unit damkar dari Posko Tanjung Redeb, 2 unit damkar dari Posko Gunung Tabur, 3 unit WS milik perusahaan swasta, dan satu unit fire rescue milik perusahaan swasta. “Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian,” katanya.

Akibat kebakaran ini juga lanjut Novian, 9 orang terpaksa mengungsi, begitu juga pemilik tiga rumah warga yang rusak ringan, sembari perlahan melakukan perbaikan. “Syukurnya juga saat musibah terjadi hujan ringan, sehingga api tidak melebar kemana-mana,” pungkasnya. (hmd/sam)