TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani meminta seluruh kepala kampung, khususnya yang baru dilantik oleh Bupati Berau Sri Juniarsih pada Kamis (23/12) lalu, agar melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan amanah atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kampung.

“Saya ucapkan selamat kepada para kepala kampung terpilih, dan saya berharap agar amanah dalam memikul tanggung jawab yang sudah diberikan masyarakat,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.

Madri Pani mengharapkan para kepala kampung bisa memimpin kampungnya masing-masing secara baik dan benar serta memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakatnya. Selain itu, kakam juga diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah kabupaten.

“Yang lebih utama dari yang utama adalah bagaimana pemkab dalam hal ini bupati, dapat menjaga, berkoordinasi dan bersinergi dengan kepala kampung ini. Karena tidak semuanya kepala kampung ini paham aturan dan regulasi,” ujar Madri Pani.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Nasir mengatakan, para kepala kampung yang sudah dilantik diharapkan bisa menjalankan tugasnya yang sudah dipercayakan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Pasalnya, para kepala kampung tersebut dipilih oleh masyarakat dengan tujuan untuk menyejahterakan masyarakat. “Jadi peluang untuk menyejahterakan masyarakat itu besar. Karena uangnya cukup. Ada dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), bantuan dari provinsi dan ada beberapa anggaran yang didapat dari pusat,” ujarnya kepada awak media kemarin (27/12).

Dengan begitu, anggaran tersebut yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Dirinya juga menegaskan jangan main-main dengan anggaran tersebut. “Kepala kampung dan perangkatnya itu memiliki penghasilan tetap serta tunjangan lainnya. Nilainya sangatlah cukup untuk mereka, jadi tidak usah lagi mengambil anggaran kampung,” tegasnya.

Ilyas mengatakan, jika kepala kampung bisa menggunakan anggaran tersebut semaksimal mungkin, maka ke depan masyarakat akan bisa menilai kepala kampung tersebut bagus dan bisa menyejahterakan masyarakatnya melalu anggaran yang sudah ada itu. “Anggaran kampung itu cukup besar. Tergantung dari kepala kampungnya seperti apa menggunakannya, dan saya berharap itu bisa dilakukan,” terangnya.

Terlebih jika kampung yang menjadi objek wisata seperti di Maratua, itu bisa memanfaatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) yang dapat menyejahterakan masyarakat juga. “Optimalkan juga PAK yang ada di kampung, karena itu sangat penting seperti di wilayah pesisir dan pulau pasti banyak wisata yang bisa menyumbang penghasilan kampung,” tandas Ilyas. (aky/har)