TANJUNG REDEB - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan terus memberian bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Berau.

“Bantuan dari pemerintah memang sudah dianggarkan. Tapi, kami akan terus mencarikan bantuan untuk masyarakat, dan kami selalu berkoordinasi dengan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) terkait penyaluran bantuan bagi masyarakat,” ujar Totoh Hermanto, Kepala Dinas Sosial Berau, kemarin (11/1).

Diakuinya, di tengah pandemi Covid-19 ini, memang banyak masyarakat yang membutuhkan bantun. Pasalnya, untuk Berau ini saja, tidak sedikit masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pengurangan karyawan. “Kami akan tetap mencari celah dan peluang jika ada bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu baik dari provinsi, balai, serta Kementerian Sosial (Kemensos),” tambahnya.

Ditambahkan Totoh, jika pihaknya berhasil mendapat bantuan, baik berupa uang ataupun sembako, pihaknya akan langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat. “Kita tak menahan sesuatu yang memang diperuntukkan bagi masyarakat. Yang jelas, jika kita mendapatkan bantuan baik itu anggaran tunai maupun sembako, kita akan langsung salurkan,” imbuh dia.

Dengan begitu, dirinya berharap kepada masyarakat juga untuk bisa bersabar. Pasalnya, memang untuk batuan itu sendiri pihaknya masih mengusahakan di tahun 2022. “Kita juga tidak ingin ada masyarakat yang kekurangan, dan ini masih kami usahakan,” ujarnya.

Totoh menambahkan, selain berkoordinasi dengan BAZNAS terkait penyaluran bantuan sosial. Tahun 2022 ini dirinya juga akan programkan bantuan sosial (Bansos) bagi pondok pesantren yang menampung anak-anak terlantar. (aky/har)