TANJUNG REDEB - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau menyampaikan pengumuman penggantian kelulusan peserta Seleksi CPNS 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Kepala BKPP Berau, Muhammad Said, melalui Staf Administrasi CPNS Bidang Mutasi, Jusri mengatakan, nama-nama peserta pengganti kelulusan CPNS 2021 ini disampaikan dalam surat pengumuman sekretaris daerah Nomor: 810/151/BKPP-I/2022 tentang hasil pasca sanggah pengganti peserta CPNS yang mengundurkan diri seleksi pengadaan CPNS formasi tahun 2021 Pemkab Berau.

"Pengumumannya baru disampaikan karena kami juga harus menunggu hasil baru bisa diumumkan. Itu juga setelah ditanda tangani pejabat," ujarnya, kemarin (13/2).

Ada dua nama peserta yang dinyatakan memenuhi kualifikasi dan berhak menggantikan dua peserta yang sebelumnya dibatalkan kelulusannya. Yakni peserta yang terdaftar di lokasi formasi Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Maratua, dengan jabatan analis penyakit menular dan Puskesmas Tubaan dengan jabatan sebagai Ahli Pertama Dokter Gigi.

"Peserta tersebut dibatalkan kelulusannya lantaran mengundurkan diri atas permintaan sendiri. Jadi hasil  pergeseran berdasarkan top ranking," terangnya.

Dijelaskannya, dua nama peserta pengganti kelulusan CPNS tersebut, secara otomatis terpilih melalui sistem perankingan yang berlaku lagi, berdasarkan formasi jabatan dan nilai yang didapatkan peserta.

"Itu semua diolah oleh pusat secara otomatis dengan sistem. Guna optimalisasi Pengisian Formasi Jabatan," jelasnya.

Itu juga disebutnya sesuai dengan aturan yang berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen-PANRB)  Nomor 27 Tahun 2021 tentang  Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, yang tertuang pada Pasal 53 ayat 2 sampai dengan 5.

Adapun peserta pengganti yang dinyatakan lulus ini, diwajibkan mengisi DRH dan menyampaikan kelengkapan dokumen melalui akun di laman https://sscasn.bkn.go.id.

Apabila peserta tidak melengkapi data atau dokumen, dalam jangka waktu sebagaimana jadwal yang telah ditentukan, maka akan dianggap tidak memenuhi syarat. Apabila dikemudian hari diketahui terdapat keterangan/data/dokumen yang tidak sesuai/tidak benar/tidak sah, peserta dinyatakan gugur.(mar/arp)