TANJUNG REDEB – Kasus Covid-19 di Berau meningkat lagi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai siapkan tempat isolasi.

Menurut rilis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau pada Senin (14/2) sudah ada sebanyak 101 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kata Direktur RSUD dr Abdul Rivai Nurmin Baso, saat ini pihaknya menyediakan 18 kasur untuk isolasi pasien Covid-19. Jumlahnya pun akan ditambah, jika memang peningkatan terus terjadi.

“Ini memang sementara hanya 18 bed yang kami siapkan. Untuk ruang isolasi bertekanan negatif ada 14 bed, ruangan isolasi ICU ventilator dua Bed dan non ventilator dua bed,” ujarnya kepada awak media ini kemarin.

Disebutnya, untuk di ruang isolasi bertekanan negatif saat ini ada 1 pasien yang dirawat, begitu juga dengan di ruang ICU non ventilator. Pihaknya akan menambah tiga ruangan lagi, jika suatu saat lonjakan Covid-19 kembali terjadi seperti beberapa waktu lalu.

“Kalau memang kasus tinggi lagi kita sudah siapkan 112 Bed, jadi di rumah sakit ini total bed sebanyak 221, sekitar 50 persen yang kita alokasikan untuk persiapan kalau peningkatan kasus terjadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, berdasarkan instruksi Kementrian Kesehatan (Kemenkes) pada Oktober 2021 lalu, syarat pasien Covid -19 yang dapat dirawat di rumah sakit dan wilayah yang masuk dalam PPKM level 2 ialah masuk kategori kondisi sedang, berat, dan kritis.

“Memang itu kita sudah ditekankan, jika pasien dengan kasus ringan atau tanpa gejala itu disarankan dirawat di rumah atau isolasi mandiri. Bisa ditangani di Rumah Sakit Darurat (RSD) kalau memang tidak bisa ditangani lagi di isoter atau isman,” jelasnya.

“Jadi memang kami sangat sepakat isoter di kecamatan dan di perusahaan dipersiapkan dan aktifkan lagi. Kalau ada pasien positif disarankan untuk dilakukan perawatan di tempat tersebut karena kategori yang bisa dirawat di rumah sakit sekarang kondisinya sedang, berat dan kritis saja,” tandas. (aky/sam)