TANJUNG REDEB - Kepala Perum Bulog Berau, Apriansyah, mengaku saat ini stok gula di gudang Bulog Berau, tidak mencapai 10 ton. Stok ini dikhawatirkan tidak akan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri.

Ia menuturkan, permintaan gula sudah dilayangkan jauh hari, bahkan direncanakan akan tiba di Berau pada pertengahan April 2022. Namun hal ini diperkirakan akan batal, mengingat banyaknya permintaa gula di daerah lain, sehingga stok gula di Bulog Pusat juga tidak mencukupi. “Ada, tapi tidak banyak, tidak sampai 10 ton,” ucapnya.

Ia menuturkan, rencananya Berau akan kedatangan 100 ton gula, namun hal tersebut belum bisa dipastikan akan tiba di Bumi Batiwakkal. Ia berharap agar bisa tiba sebelum Idulfitri. Dia mengaku khawatir harga gula akan melonjak jika ketersediaan kosong. “Kita khawatirkan hal tersebut,” katanya.

Disisi lain, pihaknya menghentikan sementara untuk pembelian secara umum, baik pembelian untuk agen rumahan maupun lainnya. “Kami berhentikan pembelian dulu, stoknya kami simpan untuk pelaksanaan pasar murah bersama Diskoperindag Berau,” bebernya.

Adapun pihaknya memberikan laporan kepada Diskoperindag Berau, dengan catatan stok di gudang Bulog hanya mampu bertahan hingga pertengahan bulan Ramadan. Padahal, sebelumnya mereka sudah memiliki rencana pemasukan di pertengahan April, namun sampai saat ini belum ada konfirmasi kembali.

“Tapi untuk persediaan pasar murah bersama Pemkab Berau, stoknya kami pastikan ada ya. Untuk pengiriman pengisian stok hingga saat ini belum juga ada kepastian,” jelasnya.

Apriansyah juga menjelaskan, kejadian adanya harga gula yang melambung tinggi pernah terjadi di awal pandemi tahun 2020. Kelangkaan dan harga tinggi tersebut mengharuskan mereka untuk membeli dengan pembatasan kembali.

Terpisah, Kepala Diskoperindag Berau Salim, tidak terlalu banyak berkomentar mengenai permasalahan gula. Dia mengakui telah menerima laporan stok dari perum Bulog. “Kalau untuk pasar murah nanti akan berlangsung, sekaligus menjual daging impornya Bulog yang dari India,” tutupnya. (hmd/har)