SAMBALIUNG – Bulan Ramadan merupakan momen saat masyarakat berlomba-lomba menambah amal ibadah. Terlebih pahala yang didapatkan akan dilipatgandakan. Begitu juga yang dilakukan oleh PT Bukit Mandiri Makmur Utama (BUMA).

Mereka hadir dan berbagi takjil dengan anak-anak sekirar pertambangan di mulai dari Tumbit Dayak hingga ke Rantau Panjang, sejak Senin (11/4) hingga Minggu (17/4).  Selain itu, mereka juga memberikan motivasi terhadap anak-anak, untuk mendorong kepercayaan diri mereka dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Menurut Superintendent External Relations BUMA Binungan, Irwan menjelaskan, agenda ini spesial. Pasalnya, baru ini pihaknya melibatkan anak-anak yang tinggal di kampung sekitar konsesi pertambangan.  Untuk mengikuti lomba ‘B’Taqwa Festival.

“Biasanya kami hanya bersafari saja. Namun, dengan pertimbangan menambah nilai edukasi seperti melatih kepercayaan diri anak-anak. Kami menawarkan program ini bagi warga. Total hadiahnya sekitar Rp 30 Juta,” ucapnya, Kamis (21/4).

Menurut Irwan, tren ini tidak membutuhkan waktu lama, agenda ini langsung diterima dengan baik oleh warga setempat. Antusiasme anak-anak cukup tinggi, hal ini dibuktikan dengan banyak peserta yang mengikuti pagelaran yang baru perdana dilakukan.

“Antusiasme cukup tinggi. Jika memungkinkan tahun depan kita akan gelar kembali,” ujarnya.

Dilanjutkan Irwan, BUMA ingin hadir dan juga mendidik anak-anak agar lebih mengenal nilai-nilai Islam. Dan berani tampil di depan banyak orang. Hal ini menurutnya, bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka ke depannya.

“Semua itu berawal dari hal kecil (untuk menumbuhkan kepercayaan diri, red). Tergerak dari hal tersebut, digelarlah festival ini,” ungkapnya kepada Berau Post.

Terpisah, Kepala Kampung Tumbit Melayu, Maspri, mengaku berterima kasih kepada BUMA atas inisiatif tersebut. Kegiatan tersebut bermanfaat untuk mendorong anak-anak mendalami Al-Quran dan belajar tampil di muka umum.

“Kami tiada hentinya berterima kasih kepada BUMA yang selalu memperhatikan warga lingkar tambang,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan ini sangat positif dimana kepercayaan diri anak-anak dipompa, sehingga para anak-anak tersebut tumbuh kepercayaan diri dan mau tampil di depan umum. “Kegiatan ini sangat positif. Harapan kami ke depannya bisa terus dilakukan,” pungkasnya.(hmd/arp)