TANJUNG REDEB - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menyampaikan 17 rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2021 yang disampaikan bupati Berau. Salah satu yang menjadi perhatian serius DPRD yakni pengembangan sektor pariwisata beserta penunjangnya.

Wakil Ketua Pansus LKPj, Abdul Waris mengatakan, pariwisata Berau saat ini sudah cukup berkembang dari tahun ke tahun. Terbukti resort-resort yang disediakan pelaku usaha pariwisata semakin diminati oleh wisatawan. “Dari tahun ke tahun kunjungan wisatawan luar maupun lokal cukup meningkat. Banyak juga resort yang baru didirikan. Itu bukti bahwa pariwisata kita semakin berkembang,” ujarnya kepada awak media, Kamis (26/5).

Meski parwisata Berau sudah sangat dikenal dan diminiati wisatawan, menurut Waris yang menjadi kelemahan pada sektor pariwisata saat ini salah satunya adalah akses menuju destinasi wisata yang kerap kali menimbulkan keluhan dari wisatawan. Hal itu menurutnya menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau ke depannya.

“Kunjungan wisata semakin tinggi, destinasi wisata juga kian banyak yang diminati. Tapi yang menjadi kendala saat ini adalah akses menuju destinasi wisata yang masih ada saja jalan yang rusak. Dan hal itu yang menyulitkan wisatawan menuju destinasi,” ucapnya.

Selain itu, kebersihan lingkungan pariwisata juga menjadi sorotan. Dalam penyampaiannya, Waris menyebut kebersihan tempat wisata merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder. “Ini adalah tugas kita agar tempat wisata unggulan yang saat ini ada bisa selalu terjaga,” jelasnya.

DPRD Berau berharap melalui rekomendasi LKPj yang disampaikan, Pemkab Berau dapat lebih meningkatkan daya tarik pariwisata beserta penunjang-penunjangnya.

“Selain akses jalan, yang perlu diperhatikan juga adalah kebersihan lokasi wisata. Untuk mewujudkan ini, Pemkab Berau harus terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait,” imbuhnya. (aky/har)