TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau tak ingin menyia-nyiakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim yang digelar di Berau. Banyaknya kontingen luar daerah yang datang ke Bumi Batiwakkal-sebutan Berau, akan dijadikan momen untuk mengenalkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau melalui expo.

Kepala Diskoperindag Berau, Salim menerangkan, pihaknya akan menggelar expo yang diikuti pelaku UMKM, Dekranasda hingga 13 kecamatan yang ada di Berau. Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk dukungan pihaknya untuk menyuskseskan penyelenggaraan olahraga empat tahunan tersebut. 

“Kita akan menampilkan dan menjual produk makanan dan kerajinan, termasuk batik. Pembukaannya juga akan dilakukan di hari yang sama, namun waktunya berbeda yakni sore hari dan malamnya pembukaan porprov,” katanya.

Rencananya, kegiatan tersebut akan digelar hingga penutupan porprov. Dengan lokasi expo dipusatkan di pendopo Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb. “Kami ambil di pendopo agar jaraknya berjauhan dari venue, jadi tidak mengganggu aktifitas yang ada di venue tersebut,” imbuhnya.

Diakui Salim, pihaknya akan melakukan rapat persiapan dengan 13 kecamatan yang ada. Supaya bisa berpartisipasi dan diberi kebebasan membuka berapa pun stand yang diinginkan. Untuk produk UMKM, pihaknya berkoordinasi dengan forum UMKM yang ada di Berau.

“Nanti mereka yang memfilter produk apa saja yang akan ditampilkan, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Tidak ada penjual umum lain. Tidak tahu kalau mereka datang sendiri, karena kita tidak mengundang,” tuturnya.

Salim juga menegaskan, produk yang dijual nantinya tidak boleh produk luar. Karena hanya produk asli Kabupaten Berau yang akan dijual. “Kami jual produk asli Berau, tidak menjual produk dari luar, karena itu salah satu regulasi yang sudah kami sepakati,” kata dia.

Lanjutnya, dalam persiapan pelaksanaan, pihaknya tidak menggunakan anggaran dari Pemkab  Berau maupun dari porprov. “Kegiatan tersebut inisiatif kita untuk mendukung. Tetapi kita juga meminta ke bupati supaya diberikan disposisi,” ucapnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan ramai dikunjungi. Dengan produk-produk unggulan yang nantinya ditampilkan, dapat memperoleh banyak peminat dan menjadi buah tangan spesial, bagi pengunjung yang berasal dari Kabupaten/Kota lain.

“Semoga semuanya berjalan lancar, dan para pengunjung puas dengan produk-produk yang kita tampilkan nanti,” tandasnya. (aky/arp)